oleh

Kapolda Sumsel Janji Tak Ada Kasus yang “Berulang Tahun”

Foto purwadi/okutpos/fin
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli, M.Si, ketika berkunjung ke Sekretariat PWI Sumatera Selatan

*Konsen Kurangi Kejahatan Konvensional Tuntaskan PR dan akan Bedah Kasus Pidsus Lama

BATURAJA-Ada pernyataan menarik dari Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Firli, M.Si terkait fungsi kepolisian sebagai penegakan hukum. Dikatakan orang nomor satu di jajaran kepolisiaan Sumsel ini, di era kepemimpinannya ini tidak ada istilah kasus atau perkara yang berulang tahun alias mengendap lama tidak ada kepastian hukum.

“Ternyata tidak hanya orang, yang berulang tahun. Perkara pun ada yang sampai berulang tahun, sampai bertahun tahun tidak ada kepastian hukum. Di era saya ini, jangan sampai terjadi. Kalau perkara sudah jelas ada tersangka serta minimal dua alat bukti maka harus dilanjutkan. Jika selesai di kita (kepolisian) dilanjutkan ke tahap berikutnya (penuntutan dan sidang),” tegas Firli dalam kunjungannya di sekretariat PWI Sumsel, Jl Supeno Palembang, Kamis (11/7).

Ditambahkan, terkait perkara tindak pidana khusus (Pidsus) kata Firli pihaknya sekarang masih membedah kasus kasus mana saja yang sudah disidik tetapi belum tuntas. Jangan ada anggapan perkara itu mengendap. “Kecuali kasus kasus berkaitan dengan korupsi, biasanya perlu waktu untuk misalnya perhitungan terkait dengan kerugian negara,” katanya.

Kemudian, soal konsentrasi penanganan perkara lanjut Firli, tentu semuanya, terutama kejahatan konvensional seperti pencurian dengan kekerasan, pembunuhan, begal dan perampokan. Tentu sebagai fungsi pengayoman dan memberi rasa aman kepada masyarakat pihaknya terus melakukan penindakan maupun pencegahan. “Alhamdulillah ada beberapa kasus yang sudah terungkap. Sepeti pembunuhan di OKU Selatan. Tinggal satu lagi yang belum yakni kasus tertembaknya anggota kita di Kabupaten OKI,” papar Firli.

Yang menjadi prioritas juga terkait kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang dan kasus kepemilikan senjata api. “Nah, khusus penyalahgunaan dan kepemilikan senjata api, kita akan terapkan seperti saya pernah tugas di NTB. Kita akan mengadakan pendekatan dengan para tokoh masyarakat, ulama dan kiyai. Menghadiri pengajian di masjid dan musollah, memberdayakan babinkamtibmas setempat.”

Kunjungan Kapolda Sumsel ke PWI Sumsel juga didampingi jajaranya seperti kabid humas, kapolsek IB 1 dan jajaran lainnya. Dari jajaran pengurus PWI Sumsel hadir langsung Ketuanya H Firdaus Komar, S.Pd, M.Si, sekretaris Dwitry Kartini, SE, Dewan Kehormatan Propinsi PWI, wakil ketua bidang organisasi Anuar Sy Rasuan, dan pengurus harian lainnya. (pur)

Berita Lainya