oleh

Dinsos Launching Aplikasi “Sidatuk”

MARTAPURA- Untuk mempermudah warga miskin di Kabupaten OKU Timur untuk melapor dan mengadukan jika ada warga miskin yang belum mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI serta untuk mengikuti perkembangan data masyarakat yang akurat terutama untuk masyarakat miskin yang menerima bantuan agar tepat sasaran, Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Sosial OKU Timur melaunching aplikasi Sistem Informasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Sidatuk). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat Sekda OKU Timur Idrus Musa, dan dihadiri Kepala Dinas Kominfo OKU Timur, Camat, Kadinsos, Kepala Desa, dan puluhan Keluarga Penerima Manfaat serta petugas PKH. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Martapura, Selasa (3/7).

Penjabat Sekda OKU Timur Idrus Musa saat launching Aplikasi “Sidatuk” mengatakan, perkembangan yang semakin canggih seperti sekarang membuat Dinas Sosial OKU Timur harus membuat terobosan baru untuk membuat sistem data masyarakat yang akurat, terutama data masyarakat kurang mampu yang menerima bantua dari pusat, agar bantuan untuk masyarakat miskin bisa tepat sasaran dan akurat.

“Aplikasi Sidatuk ini salah satu fungsinya untuk memudahkan dalam mendata. Contoh ada keluarga tergolong miskin yang meninggal dunia, Lurah bisa langsung mengecek melalui Sidatuk. Selain itu, tujuannya juga untuk mengecek jumlah bantuan sosial supaya tepat sasaran. Diharapkan aplikasi ini akan bermanfaat dan mendukung program pemerintah dalam bidang sosial,” terangnya.

Sementara, Kadinsos OKU Timur Juwairiyah, SE, MM menambahkan, aplikasi Sidatuk ini merupakan salah satu cara untuk memfasilitasi masyarakat yang belum terdata agar dapat menerima bantuan. Dirinya menjelaskan, bahwa saat ini Dinas Sosial sudah memiliki fasilitator dan petugas kelurahan yang bertugas sebagai operator untuk menampung keluhan masyarakat. Di mereka data yang diinput akan masuk dalam server Kementerian Sosial.

“Untuk tindak lanjutnya menunggu persetujuan dari pusat. Yang pasti ada beberapa tahapan misalnya tahapan verifikasi. Perlu dikroscek juga laporan dari yang bersangkutan, kondisi ekonomi. Itu kalau data sudah ditanggapi di kementerian akan diverifikasi,” jelasnya.

Dikatakan, peluncuran aplikasi ini awalnya dilatar belakangi oleh banyak keluhan masyarakat yang terjadi di lapangan dalam pendistribusian bantuan pemeritah pusat ke daerah yang seringt tidak tepat sasaran. Bahkan, Ada yang dianggap sudah mampu secara materi masih menerima bantuan pemerintah. Sebaliknya ada yang sangat miskin selayaknya dapat bantuan akan tetapi tidak mendapat bantuan.
Disamping itu Dinas Sosial sebagai perpanjangan tangan pemerintaj berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan menerima seluruh keluhan masyarakat bidang sosial.

“Untuk mewujudkan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan di OKU Timur kita sama-sama mencarikan solusi agar seluruh keluhan terakomodir, dimana untuk mengurangi seluruh bentuk keluhan Dinas Sosial berkerja sama dengan seluruh pihak dan OPD yang memiliki program pengentasan kemiskinan agar seluruhnya bisa berjalan seiring dan efeisien,” ungkapnya. (mg1).

Berita Lainya