by

Diduga Ada Pergeseran Perolehan Suara

MARTAPURA-Diduga adanya pergeseran perolehan suara antar sesama Calon Legislatif (Caleg) dalam satu partai dan satu Daerah Pemilihan (Dapil), membuat Irwan, SH salah satu Caleg dari Partai Demokrat Dapil I yang meliputi Kecamatan Martapura, BP Peliung, Bunga Mayang dan Kecamatan Jayapura merasa dirugikan karena ada beberapa hasil data C 1 dan hasil data DA 1 tidak sesuai dan tidak sama. Untuk itu dengan didampingi kuasa hukumnya Irwan melaporkan hal tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OKU Timur, Selasa (30/4).

Irwan didampingi Kuasa hukumnya Dhabi K Gumayra SH, MH, mengatakan, berdasarakan data C 1 yang dipegangnya di Kecamatan Martapura dirinya mendapatkan sebanyak 1.608 suara. Sedangkan didata DA 1 hasil pleno PPK berubah menjadi 1.587 suara atau berkurang sebanyak 21 suara.

Selain itu lanjut Irwan, jika dibandingkan dengan hasil perolehan suara Caleg Demokrat nomor urut 5 yaitu Miftahudin Jihad, SH di data C 1 tercatat meraih suara sebanyak 817 suara, sedangkan menurut data DA 1 hasil pleno PPK berubah menjadi 909 suara atau terjadi penambahan sebanyak 92 suara.

“Dari hasil tabulasi data kita pergeseran suara yang ada di Kecamatan Martapura terjadi di 12 desa dan kelurahan. Dimana jika dilihat dari data keseluruhan semua suara caleg Partai Demokrat Dapil 1 mengalami pergeseran, namun jika dilihat secara rinci pergeseran suara tersebut menguntungkan salah satu caleg karena ada yang berkurang dan ada yang bertambah,” jelasnya.

Dikatakan, pergeseran suara tidak hanya terjadi di Kecamatan Martapura, melainkan juga terjadi Kecamatan BP Peliung. Dimana menurut data C1 yang ada untuk Kecamatan BP Peliung dirinya mendapatkan sebanyak 762 suara, namun pada data DA 1 hasil Pleno PPK BP Peliung menjadi 765 suara atau bertambah sebanyak 3 suara. Sedangkan Caleg Miftahuddin Jihad pada data C 1 meraih suara sebanyak 1.265 suara, namun pada data DA 1 hasil pleno PPK menjadi 1.404 suara atau bertambah menjadi 139 suara.

“Yang kita laporkan ini kenapa bisa terjadi pergeseran suara diantara Caleg Demokrat khususnya di Dapil I. Kita berharap Bawaslu dapat mengambil tindakan sesuai peraturan Bawaslu nomor 2 tahun 2019 tentang dugaan pelanggaran terkait selisih suara yang masuk pasal 70 poin (1),” katanya.

Sementara, Ketua Bawaslu OKU Timur Ahmad Gufron, SE ketika di konfirmasi mengatakan, dirinya membenarkan bahwa ada salah satu Caleg dari Partai Demokrat Dapil 1 yang membuat laporan terkait adanya pergeseran suara dan laporan tersebut sudah diterima, selanjutnya pihaknya akan meneliti dan menelaah.

“Yang jelas kita akan meneliti dan menindaklanjuti laporan sesuai prosedur yang ada,” jelasnya singkat. (inz).

Berita Lainya