oleh

Bawa Bundelan Berkas, PAI non PNS Datangi Kemenag

foto ist

Parah tenaga PAI foto bersama pegawai Kemenag OKU

BATURAJA-Selama 3 hari berturut-turut, sejak lusa (11/11) lalu hingga hari ini, Rabu (13/11), puluhan Penyuluh Agama Islam (PAI) non PNS yang tersebar di 13 Kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) setempat.

Mereka membawa bundelan-bundelan berkas. Mulai dari absen, hingga laporan kegiatan penyuluhan selama tiga tahun terakhir. Tebal juga bawaannya.

Para penyuluh agama Islam ini sengaja diundang Kemenag OKU secara bergantian, untuk mengikuti evaluasi akhir dari masa bakti PAI non PNS pada bulan Desember 2019.

Berkas-berkas tadi diperiksa secara detail satu persatu oleh pihak Kemenag. Mulai dari absen kehadiran, hingga kuantitas penyuluhan yang dilakukan PAI di lapangan.

Kepala Kankemenag OKU, H. Ishak Putih, melalui Kasi Bimas Islam, H. Muhammad Ali, menuturkan tujuan dari evaluasi ini untuk mengukur kinerja dan melihat keaktifan dalam Bimbingan dan Penyuluhan PAI non PNS di masyarakat.

Bagaimana hasilnya? Sementara ini, kata Ali, disyukuri dari segi administrasi para penyuluh sudah dapat terpenuhi.

Selanjutnya hasil evaluasi ini akan menjadi bahan pertimbangan pengangkatan PAI periode 2020-2024. Bagi Penyuluh yang mendapat nilai sesuai standar, akan direkomendasikan untuk diusulkan kembali.

Namun, bagi Penyuluh yang nilainya tidak sampai standar yang ditetapkan, boleh mengikuti seleksi untuk mengajukan diri sebagai PAI non PNS kembali.

Apa ada kemungkinan perekrutan penyuluh baru? Menurut Ali, pihaknya akan melihat hasil evaluasi ini secara menyeluruh.

“Setelah itu baru akan ada rekomendasi. Apalah SK-nya bisa dipertahankan atau penyuluh yang ada bisa mengikuti rekrutmen kembali,” ujarnya.

Untuk di Kabupaten OKU sendiri, sambung Ali, tercatat ada 80 PAI non PNS yang tersebar di 13 Kecamatan. Rata-rata per kecamatan terdapat delapan penyuluh. Namun ada juga yang kurang atau lebih dari itu. (win/pur)

Berita Lainya