oleh

182 Pengendara Langgar Operasi Patuh

MARTAPURA – Selama Operasi Patuh Musi 2019 berlangsung, ada sekitar 182 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas diantaranya, 63 pengendara tidak menggunakan helm SNI, 4 pengendara menggunakan Handphone saat berkendara, 10 pengendara dibawah umur, 35 pengemudi tidak memasang safety belt, 18 pengendara tidak melengkapi kelengkapan suratr dan 52 pelanggaran lainnya.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Lantas AKP Beni Nofiza didampingi KBO Lantas IPTU Yasman mengatakan, 182 pengendara tersebut terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas dalam operasi patuh musi 2019 dari tanggal 29 Agustus hingga 4 September ini.

“Kita telah mengeluarkan 182 surat tilang kepada 182 pengendara yang melakukan pelanggaran diantaranya, 100 Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK), 67 Surat Izin Mengemudi (SIM) dan 15 KR. Bahkan 66 Pengendara kita berikan teguran,” tegasnya.

Menurutnya, ada delapan sasaran prioritas operasi patuh musi 2019 diantaranya, Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, Pengemudi roda empat yang tidak menggunakan safety belt, Pengemudi roda empat yang melibihi batas maksimal kecepatan.
Kemudian Pengemudi ranmor yang melawan arus, Mabuk pada saat mengemudi kendaraan bermotor. Pengendara ranmor yang masih dibawah umur. Menggunakan hp pada saat mengemudikan ranmor. Ranmor yang menggunakan lampu strobo.

“Sedangkan target operasi penindakan pelanggaran prioritas polda sumsel sasarannya, Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm sni. Pengemudi ranmor yang melawan arah. Penertiban truck over dimensi over load (odol) masuk kota tidak pada jamnya. Parkir tidak pada tempatnya (liar),” katanya.

Dengan penindakan terhadap sasaran dan target operasi pelanggaran lalu lintas kata dia, diharapkan operasi patuh musi tahun ini dapat menekan jumlah korban fatalitas (meninggal dunia) dan meminimalisir kemacetan lalu lintas. “Serta terwujudnya kamseltibcarlantas yang mantap dengan mengedepankan penegakan hukum secara humanis yang di imbangi dengan kegiatan preemtif dan preventif,” jelasnya.

Polri telah menetapkan lanjut dia, sasaran operasi patuh 2019 secara serentak di seluruh indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 agustus 2019 sampai september 2019 selama 14 hari dengan sandi operasi patuh musi 2019. “ini bertujuan mewujudkan kamseltibcarlantas menjadi lebih baik dengan meningkatkan ketertiban dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dijalan raya,” pungkasnya. (clau)

Berita Lainya